web analytics

Gorontalo, 01 Juli 2025 – UPT Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo secara resmi membuka pelaksanaan International Class Program (ICP) Tahun 2025, sebuah program unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing mahasiswa serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., dan turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., serta Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, SS., M.A.

Dalam sambutannya, Dr. Lukman Arsyad menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan ICP dan menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing di era globalisasi. Beliau menekankan bahwa program ini menjadi bagian strategis dari upaya internasionalisasi perguruan tinggi. Ia juga mengumumkan bahwa dua peserta dengan nilai tertinggi pada ujian akhir ICP nantinya akan menerima beasiswa berupa pembebasan UKT terendah sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka.

Sementara itu, Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Ibnu Rawandhy, menjelaskan bahwa meskipun pelaksanaan program ini berada dalam situasi efisiensi anggaran, pihaknya tetap berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran berkualitas. Salah satunya adalah dengan melibatkan native speaker sebagai pengajar utama. Tahun ini, dari kuota yang disiapkan sebanyak 60 peserta, tercatat sebanyak 84 mahasiswa mendaftar, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari kalangan mahasiswa.

Dekan FITK, Dr. H. Said Subhan, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan bahasa asing. Untuk pelaksanaan tahun ini, kelas Bahasa Arab diampu oleh Prof. Dr. Bakri Mohamed Bakheit Ahmed dan Yousif Abdul Mannan dari Sudan. Sementara itu, kelas Bahasa Inggris diasuh oleh pengajar lulusan luar negeri, yakni Sri Dewi Jayanti Biahimo, M.Ed., Lismawati Lapasi, M.Ed., dan Dicky Setiawa Abas, M.App.Ling.

ICP sendiri merupakan program akademik berbasis internasional yang bertujuan mengembangkan kompetensi bahasa asing mahasiswa dengan standar pengajaran global. Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari struktur bahasa dan kosakata, tetapi juga dibekali dengan keterampilan komunikasi, pemahaman lintas budaya, serta kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat regional maupun internasional.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembukaan ICP 2025, Pusat Pengembangan Bahasa juga menyerahkan beasiswa kepada tiga mahasiswa berprestasi yang meraih nilai tertinggi dalam Uji Kompetensi Berbahasa Indonesia. Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian akademik sekaligus motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa Indonesia.

Predikat Terbaik I diraih oleh Ardiansyah Mappaenre, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) semester 4, dengan skor 706 dan masuk dalam kategori “Sangat Unggul”. Predikat Terbaik II diberikan kepada Fitriah Annisa Yuni, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, yang meraih skor 669, juga dalam kategori “Sangat Unggul”. Sedangkan Nadiah Saputri R. Bau, mahasiswa Jurusan Akuntansi Syari’ah, menyabet predikat Terbaik III dengan skor 655, tetap dalam peringkat “Sangat Unggul”.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., bersama Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, SS., M.A. Dalam pernyataannya, Dr. Lukman menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan berbahasa mereka, baik Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional maupun bahasa asing sebagai alat komunikasi global.

TOP