Dalam rangka merealisasikan MOU, pihak Jurusan Sastra Arab Universitas Muhammadiyah, laksanakan peningkatan kompetensi bahasa Arab dengan pihak Pusat Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo, melalui training dan Test TOAFL (Test of Arabic as Foreign Language). Acara yang digelar pada tanggal 12- 14 April 2022 ini, dilaksanakan di Ruangan Training dan LAB Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo ini, dikuti sejumlah mahasiswa Sastra Arab sebanyak 25 peserta, serta dihadiri oleh sejumlah dosen dan Ketua Jurusan. Dalam sambutannya Sriwahyuningsi R. Saleh, selaku Ketua Jurusan menyampaikan bahwa; Proram kegiatan ini mengusung tema BIMLA (Baramij I’dad Mu’allimi al-Lughah al-Arabiyah) dengan harapan agar kompetensi mahasiswa Sastra Arab dapat terus diasah, dikembangkan dan bisa berkompetensi dalam rangka studi luar negeri melalui tes TOAFL, karena tes ini secara nasional banyak dijadikan ukuran untuk pencapaian world class university (WCU). Pada sambutan selanjutnya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa (Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, M.A) menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik dikembangkan guna peningkatan al-kafa’ah al-Lughawiyah, karena kelemahan mahasiswa bahasa Arab saat ini harus didorong menguasai konten-konten ilmu alat bahasa Arab, sehingga bisa bersaing dan berpeluang melanjutkan studi luar negeri. Program kegiatan ini juga menjadi reuni bagi para dosen ke dua lembaga, karena para dosen di sastra Arab di UMG, mempunyai ikatan emosional dengan para dosen di IAIN Sultan Amai Gorontalo, sehingga moment seperti Reuni Akademik.


Tampak hadir pada kegiatan BIMLA ini sejumlah dosen yang juga pernah menimba ilmu di IAIN diantaranya, Chaterina P. Doni, Nurul Aini Pakaya, Cutri Djalau, Randi Safii dan Febrianto Hakeu. Sedangkan secara teknis training TOAFL ini dilanjutkan dengan Tes berbasis CAT dan menggunakan model CBT yang disetting secara offline. Jumlah tes yang harus dikerjakan sebanyak 140 soal, dengan tiga sesi (Istima’, Tarakib dan Qira’ah). Para mahasiswa setelah mengerjakan tes, langsung dapat mengetahui nilainya dan skornya dapat dikonversi menjadi nilai mata kuliah pada jurusan Sastra Arab yang dibuktikan dengan sertifikan kelulusan dengan skor minimal 450.
