Gorontalo, 30 Maret 2023, Selain sebagai pusat pengembangan bahasa asing, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo juga ikut berperan aktif dalam mempopulerkan penggunaan bahasa Indonesia terutama di kalangan mahasiswa melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Pelatihan BIPA ini adalah program yang selenggarakan oleh kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, yang menekankan kepada pengembangan penggunaan bahasa Indonesia untuk digunakan sebagai media komunikasi sehari-sehari.
Ibnu Rawandhy, menegaskan bahwa saat ini banyak kosa-kata baru bahasa Indonesia yang belum banyak diketahui dan digunakan dalam dunia akademik, oleh karena itu pelatihan BIPA merupakan salah satu wadah untuk memperkenalkan dan mendapatkan informasi itu, sehingga dalam dunia akademik dosen dan mahasiswa diharapkan mempopulerkan bahasa Indonesia itu . Artinya bahwa sebelum kita mengajarkan sesuatu kepada orang asing, kita juga harus mengetahui makna kosakata baru tersebut dalam komunikasi sehari-hari. Menurutnya ada 20 kosa-kata saat ini yang belum banyak diketahui oleh kita sebagai penutur asli bahasa Indonesia, kosa-kata tersebut diantanya, Mager, Julid, Ambyar, Baper, Alay, Gebetan, Cie, Pansos, Bokap, Jastip, Oala, Boba, Bumil, Cangcimen, Bucin, Kimci, kicep, meme, dan masih banyak lagi.
Pada saat yang sama, Suharia menyampaikan bahwa Program BIPA sangat baik dan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa IAIN Gorontalo, hal ini bukan saja bertujuan untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada orang asing, namun kita sebagai warga negara Indonesia, terkadang kurang mengetahui kaidah yang benar dalam penggunaan bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan. Pungkas ria.
Acara yang digelar di Hotel Astio Gorontalo ini, menghadikran pemateri-pemateri hebat, seperti Dr. Dwi Puspitorini, S.S., M.Hum. (Universitas Indonesia), Dr. Ari Kusmiatun, S.Pd., M.Hum. (Universitas Negeri Yogyakarta), Rahmi Yulia Ningsih (Universitas Bina Nusantara) via Zoom, Rahmatan Idul, S.S., M.A (Universitas Negeri Gorontalo) dan Dr. Herman Didipu, S.Pd., M.Pd. (Universitas Negeri Gorontalo). Acara kemudian ditutup dengan foto bersama antara pemateri, panitia dan peserta.
