
Sebanyak 70 mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris TOEFL dan tes bahasa Arab TOAFL yang diselenggarakan oleh UPT Pusat Pengembangan Bahasa. Ujian dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 17–18 November 2025. Kegiatan ini merupakan upaya fakultas dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pelaksanaan ujian berlangsung di Laboratorium Bahasa lantai 1 dan 2 yang telah dilengkapi ruang berpendingin udara serta fasilitas komputer berbasis Computer-Based Test (CBT). Selama ujian, peserta berada di bawah pengawasan staf dan laboran pusat pengembangan bahasa sehingga proses dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun administratif. Sistem penilaian otomatis turut memastikan objektivitas dan akurasi hasil tes.
Kepala Pusat Pengembangan Bahasa menyampaikan bahwa penguatan kompetensi bahasa asing menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa saat ini. “Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu berkomunikasi secara global. Dengan sertifikat TOEFL dan TOAFL, mereka memiliki nilai tambah signifikan saat melamar beasiswa, program pertukaran pelajar, atau bekerja di lembaga internasional,” ujarnya.

Ujian berlangsung tertib dan sesuai standar prosedur. Setiap sesi diikuti oleh 20–25 peserta dengan jeda istirahat yang memadai untuk menjaga fokus dan stamina. Melalui kegiatan ini, UPT Pusat Pengembangan Bahasa berharap mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan bahasa asing sebagai bekal penting untuk menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.
